Kemendikdasmen Gelar Seminar Nasional: Perkuat Kolaborasi Demi Sekolah Aman dan Nyaman

JAKARTA – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyelenggarakan seminar pendidikan nasional bertajuk “Gerakan Rukun bersama Teman, Kolaborasi Wujudkan Sekolah Aman dan Nyaman” pada Senin (15/12/2025). Acara yang berlangsung di Hotel Aryaduta Semanggi, Jakarta, ini dihadiri oleh ratusan praktisi pendidikan, kepala sekolah, serta perwakilan orang tua murid dari berbagai daerah.


Fokus Utama: Menekan Angka Perundungan
Seminar ini bertujuan untuk merespons tantangan iklim keamanan di lingkungan satuan pendidikan, khususnya terkait isu perundungan (bullying) dan kekerasan antar-siswa. Dalam sambutannya, perwakilan Kemendikdasmen menekankan bahwa kecerdasan akademik tidak akan maksimal jika anak didik tidak merasa aman secara psikologis maupun fisik di sekolah.
Poin-Poin Penting dalam Seminar:

  • Budaya Rukun: Mengajak sekolah untuk tidak hanya fokus pada kurikulum, tetapi juga pada pembentukan karakter dan empati antar-siswa.
  • Kolaborasi Multisektor: Menegaskan bahwa menciptakan sekolah aman bukan hanya tugas guru bimbingan konseling, melainkan sinergi antara guru, siswa, orang tua, dan masyarakat.
  • Sistem Pelaporan: Sosialisasi mekanisme pelaporan kekerasan yang aman dan rahasia bagi korban maupun saksi di lingkungan sekolah.

“Sekolah harus menjadi rumah kedua yang paling dirindukan anak, bukan tempat yang memicu kecemasan. Kolaborasi adalah kunci untuk mengubah persaingan menjadi kebersamaan,” ujar salah satu narasumber utama dalam sesi diskusi panel.

Harapan ke Depan
Melalui gerakan ini, Kemendikdasmen berharap seluruh sekolah di Indonesia dapat mengadopsi protokol “Sekolah Aman” yang lebih inklusif dan humanis. Kegiatan ini juga menjadi momentum peluncuran panduan praktis bagi para pendidik untuk mendeteksi dini konflik antar-teman sebaya sebelum berkembang menjadi tindakan perundungan.

Oleh : Fayreza Aulia Windradi

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *